Usages of lapar
Kami sedang pergi ke warung bersama karena kami lapar.
We are going to the stall together because we are hungry.
Saya lapar sekarang.
I am hungry now.
Jika saya lapar, saya pergi ke warung kecil.
If I am hungry, I go to the small stall.
Saya merasa lapar di pagi hari.
I feel hungry in the morning.
Walaupun makanan itu asin, saya tetap memakannya karena saya lapar.
Although that food is salty, I still eat it because I am hungry.
Saya makan pagi agar saya tidak lapar.
I eat in the morning so that I am not hungry.
Meskipun saya sudah makan pagi, saya merasa lapar.
Even though I already ate in the morning, I feel hungry.
Saya gampang lapar di pagi hari.
I get hungry easily in the morning.
Kami lapar, sampai-sampai lupa mencuci talenan.
We were hungry, so much so that we forgot to wash the cutting board.
Saya cuma makan roti; kalaupun lapar lagi, kita makan malam di rumah.
I’m only eating bread; even if I get hungry again, we’ll have dinner at home.
Saya merasa lapar, padahal saya sudah makan pagi.
I feel hungry, even though I already ate in the morning.
Saking serunya konser band kampus, kami sampai-sampai tidak merasa lapar.
The campus band concert was so exciting that we didn’t even feel hungry.
Kalau saya tidak sarapan, saya keburu lapar di kantor.
If I don’t have breakfast, I get hungry too soon at the office.
Adik saya kadang bawel kalau lapar, tetapi komentarnya tentang harga tiket tadi benar-benar masuk akal.
My younger sibling is sometimes fussy when hungry, but the comment about the ticket price earlier really made sense.
Elon.io is an online learning platform
We have an entire course teaching Indonesian grammar and vocabulary.